Kolaborasi Pembelajaran Literasi Bahasa Indonesia dengan Teknologi

By. Admin Humas in Madrasah

Card image cap
Paser (Madrasah) 29 Januari 2024, MAN Insan Cendekia Paser dalam rangka meningkatkan literasi Bahasa Indonesia di tengah masyarakat, guru Bahasa Indonesia di MAN Insan Cendekia Paser, Ratih Kirana terus berinovasi untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Literasi Bahasa Indonesia tentu berkaitan dengan pembelajaran Bahasa Indonesia di madrasah/sekolah, sehingga perlu dilakukan inovasi dalam hal kolaborasi pembelajaran literasi Bahasa Indonesia dengan teknologi, dalam upaya membangun kemampuan berbahasa agar siswa memiliki tingkat literasi bahasa yang optimal.

Salah satu langkah strategis yang diambil yakni mengintegrasikan pembelajaran literasi Bahasa Indonesia dengan teknologi, seperti penggunaan smart tv. Dalam praktiknya, penggunaan smart tv dapat lebih efektif karena dapat terhubung dengan internet dan dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran literasi Bahasa Indonesia. Langkah ini dilaksanakan di kelas saat Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) berlangsung. Literasi bahasa Indonesia melibatkan sejumlah aspek yang harus dipelajari untuk memastikan pemahaman yang baik, komunikasi yang efektif, dan penggunaan bahasa yang tepat

Sebagai salah satu guru Bahasa Indonesia di MAN Insan Cendekia Paser, Ratih menyatakan bahwa "guru wajib dapat menggunakan teknologi, agar dapat seirama dengan siswa yang juga akrab dengan teknologi." Oleh karena itu, sebagai seorang guru wajib untuk selalu belajar dalam meningkatkan kemampuan berteknologi dalam mentransfer ilmu pengetahuan yang mengikuti perkembangan zaman." tambah Ratih

Adapun salah satu contoh sederhana keterkaitan literasi Bahasa Indonesia dengan teknologi yang telah terlaksana pada dua tahun yang lalu, yakni pembelajaran literasi Bahasa Indonesia pada aspek memahami teks, misalnya teks laporan hasil observasi. Dalam penyampaian materi atau laporan hasil observasi, guru maupun siswa dapat menggunakan berbagai template presentasi di berbagai situs internet, dan menggunakan smart tv sebagai media penyampaiannya.

Harapan kedepannya, melalui upaya meningkatkan literasi bahasa Indonesia dalam konteks teknologi, diharapkan guru dan siswa dapat lebih maksimal dalam memanfaatkan potensi dan peluang yang ditawarkan oleh revolusi digital. Diperlukan peran penting seluruh pihak dalam mendukung upaya agar literasi bahasa Indonesia tidak hanya menjadi alat, tetapi juga landasan yang kuat untuk eksplorasi dan kreativitas di era digital. (rk)
Kembali